INI DIA BEDA VAMPIRE BLOOD-BORN DAN VAMPIRE KLAN BAYANGAN DI FILM HEIRS OF THE NIGHT

Hi guys! Kali ini mimin akan melanjutkan artikel tentang film HEIRS OF THE NIGHT yang cukup mendapat perhatian di Indonesia ya. Gimana nggak, sekarang IG para pemainnya yang komen orang-orang Indonesia ya... wkwkwk...

Okay, jadi kali ini mimin akan bahas mengenai perbedaan dari Blood-born vampire dan Shadow Vampire. Yah, buat yang nggak tau, Bloodborn vampire itu para keturunan klan yang kita kenal dalam 13 klan termasuk seperti Dracas, Vamilia, Nosferas, Vyrad, Pyras, Lycana, Upiry, dll sedangkan yang disebut Shadow Vampire adalah klan bayangan seperti Hindrik.



Di filmnya sendiri, sebenarnya pernah disampaikan di episode 5 (Season 1), ini dia jawaban dari para murid di sekolah Elisabetha:

Joanne : Bloodborn Vampire adalah vampir yang sudah dari lahir memang vampir.
Tammo: Bloodborn Vampire memiliki ayah dan ibu. Shadow Vampire hanya memiliki pembuatnya. Mereka dulunya manusia, kemudian dijadikan vampir.
Luciano: Bloodborn adalah keturunan langsung dari Lord Dracula.
Lars: Jika Bloodborn misalnya kehilangan jarinya, maka akan tidak akan kembali. Jika Shadow Vampire, jari itu akan kembali di malam berikutnya.
Malcolm: Bloodborn bisa memiliki keturunan, tetapi Shadow tidak diperbolehkan. Bloodborn punya kekuatan spesial sedangkan Shadow tidak... Bloodborn bisa disamakan dengan keabadian, setiap klan punya rubi, jadi Bloodborn secara teknis lebih kuat dan lebih cepat. 
Lars: Bloodborn dan Shadow seperti Tuan dan budaknya... Shadow harus melakukan apa yang Bloodborn katakan, tanpa mengeluh. 





Nah itu ya cuplikan dari pelajaran di kelas kapal Elisabetha mengenai perbedaan Bloodborn Vampire dan Shadow Vampire (klan bayangan).

Dari beberapa scene episode-episode di Season 1 juga diberi penjelasan, 

Saat Dracula berada di sebuah tempat makan di Transylvania, mengisi kekuatan dengan menggigit semua orang di sana. Salah satu diantaranya ia jadikan Shadow Vampire untuk melayaninya mencari rubi-rubi lain. Dracula juga mengatakan, saat manusia mendapat gigitan pertama maka ia akan tertidur, jika mendapat gigitan kedua maka ia akan menjadi Shadow Vampire (memilki mata yang sama dengan pembuatnya dan harus melayani pembuatanya sampai kapanpun), dan tidak ada yang kembali bangun setelah mendapat gigitan ketiga.

Ayah Alisa dulunya juga manusia. Tapi Lady Anna von Vamalia, ibu Alisa dan suaminya yang manusia saling mencintai dan lahirlah Alisa, vampir yang memiliki jantung dan juga dapat meneteskan air mata. Ayah Alisa kemudian meminta istrinya itu untuk mengubahnya menjadi vampir bayangan untuk melayaninya.




Di episode 11 Season 1, Alisa yang bersemangat akan memberi tahu Ivy bahwa ia barusan mencium Lars, malah terkejut saat membuka peti Ivy. Di episode sebelumnya, Ivy diganggu oleh dua sepupu Lars, rambutnya dipotong. Akan tetapi, saat Alisa membuka pintu peti Ivy, ia melihat bahwa rambut Ivy sudah kembali. Hal itu tidak mungkin terjadi jika Ivy adalah seorang Bloodborn Vampire. Jadi saat itulah Alisa tahu bahwa ternyata Ivy adalah seorang klan bayangan.
Setelah menjadi vampir bayangan, semua ingatan saat mereka masih manusia akan hilang. Mereka hanya tau pembuatnya saja dan harus melayani pembuatnya sampai kapanpun. Inilah kenapa ibunya Nicu, Calvina, setelah dijadikan vampir bayangan oleh Dracula sudah tidak mengingat apapun termasuk anaknya.




Di Episode dimana Hindrik dan Rafaela saling jatuh cinta, Alisa meminta Hindrik untuk berhati-hati jika sedang bersama Rafaela, karena jika ketahuan para tetua, mereka bisa dihukum. Shadow Vampire tidak boleh jatuh cinta dan memiliki keturunan. Saat itu Hindrik bertekad untuk pergi ke Council Vampire dan memperjuangkan hak klan bayangan, tapi sayang tidak lama setelahnya Rafaela mati setelah bertarung melawan Tonka.



Nah, jadi udah paham kan bedanya Bloodborn Vampire dan Shadow Vampire?

Sambil menunggu season keduanya, kalau ada yang ingin diskusi tentang film ini, silakan komen ya!

Previous
Next Post »